Investasi depositohttps://img.freepik.com/free-photo/investment-new-business-launch-plan-concept_53876-127405.jpg?ga=GA1.1.1692852118.1723791583&semt=ais_hybrid

Ketika berbicara tentang dunia keuangan, terutama dalam hal simpan-pinjam atau investasi termasuk investasi deposito, kamu pasti sering mendengar istilah “bunga” dan “bagi hasil”. Keduanya sama-sama berkaitan dengan keuntungan, tetapi memiliki konsep yang berbeda. Bagi yang belum familiar, mungkin sulit membedakan mana yang lebih cocok untuk kebutuhan finansialmu. Nah, supaya nggak salah paham, yuk kita bahas perbedaannya secara lengkap!

Pengertian Bunga dan Bagi Hasil

Bunga adalah keuntungan yang diberikan oleh pihak peminjam kepada pemberi pinjaman sebagai bentuk kompensasi atas penggunaan dana dalam jangka waktu tertentu. Bunga ini umumnya ditetapkan dalam persentase tetap atau mengambang, tergantung pada kesepakatan awal. Biasanya, sistem bunga diterapkan dalam produk perbankan konvensional seperti tabungan, deposito, dan kredit.

Sementara itu, bagi hasil adalah sistem pembagian keuntungan berdasarkan persentase yang telah disepakati antara dua pihak, misalnya antara nasabah dan bank syariah. Dalam sistem ini, keuntungan yang dibagikan berasal dari pendapatan nyata yang diperoleh dari usaha atau investasi yang dijalankan bersama. Jadi, besar kecilnya keuntungan tergantung pada kinerja usaha tersebut.

Dasar Hukum

Dari segi dasar hukum, bunga lebih banyak diterapkan dalam sistem keuangan konvensional yang berlandaskan hukum perdata dan perbankan. Bank yang menggunakan sistem bunga mengikuti regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), yang mengatur batas suku bunga serta mekanisme kredit dan pinjaman.

Di sisi lain, bagi hasil diterapkan dalam sistem perbankan syariah yang berpedoman pada prinsip Islam. Dasar hukumnya berasal dari Al-Qur’an, hadis, serta fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Dalam sistem ini, keuntungan tidak boleh ditentukan secara sepihak, melainkan berdasarkan kesepakatan antara pihak yang bertransaksi.

Penetapan Besaran Persentase

Salah satu perbedaan paling mencolok antara bunga dan bagi hasil adalah cara penetapan persentasenya. Dalam sistem bunga, bank atau lembaga keuangan biasanya menetapkan suku bunga secara tetap atau mengambang. Suku bunga ini sudah dipatok di awal dan tidak bergantung pada kinerja usaha atau kondisi ekonomi.

Sebaliknya, dalam sistem bagi hasil, besaran keuntungan yang didapat nasabah bergantung pada performa usaha atau investasi yang dijalankan. Jika usaha tersebut menghasilkan keuntungan besar, maka bagi hasil yang diterima juga besar. Begitu pula sebaliknya, ketika usaha merugi, maka nasabah juga menerima pembagian hasil yang lebih kecil atau bahkan tidak mendapatkan keuntungan sama sekali.

Sistem Pembayaran

Dari sisi pembayaran, bunga biasanya diberikan atau dibebankan dalam jumlah tetap dan terjadwal. Misalnya, jika kamu memiliki pinjaman dengan bunga 10% per tahun, maka kamu harus membayar bunga tersebut sesuai jadwal yang telah ditentukan, terlepas dari kondisi finansial bank atau peminjam.

Sebaliknya, bagi hasil dibayarkan berdasarkan pendapatan usaha yang diperoleh. Pembayaran bagi hasil bisa berubah-ubah tergantung pada kinerja keuangan usaha yang dijalankan. Hal ini membuat sistem bagi hasil lebih fleksibel, tetapi juga memiliki risiko lebih besar karena keuntungan tidak selalu pasti.

 

Investasi Deposito
https://img.freepik.com/free-photo/business-people-working-with-ipad-side-view_23-2150103569.jpg?ga=GA1.1.1692852118.1723791583&semt=ais_hybrid

Skema Pembagian

Bunga memiliki skema pembagian yang lebih sederhana. Dalam sistem ini, pihak yang memberikan pinjaman (misalnya bank) menetapkan bunga berdasarkan nominal pinjaman dan tenor yang telah disepakati. Peminjam wajib membayar bunga tersebut tanpa dipengaruhi oleh faktor lain.

Sedangkan dalam sistem bagi hasil, skema pembagian keuntungan ditentukan melalui akad kerja sama yang disepakati oleh kedua belah pihak. Ada beberapa jenis akad bagi hasil, seperti mudharabah (kerja sama antara pemilik modal dan pengelola usaha) dan musyarakah (kerja sama antara dua pihak atau lebih dalam menjalankan usaha bersama). Dalam akad ini, risiko dan keuntungan dibagi sesuai dengan kesepakatan.

Pada akhirnya, memilih antara bunga dan bagi hasil sangat bergantung pada preferensi dan kebutuhan finansial masing-masing individu. Jika kamu mengutamakan kepastian dan stabilitas, sistem bunga mungkin lebih cocok. Namun, jika kamu lebih menyukai konsep keadilan dan berbagi risiko, maka sistem bagi hasil bisa menjadi pilihan terbaik. Sementara dalam hal investasi, misalnya deposito, kamu bisa mempertimbangkan investasi yang lebih modern dan menguntungkan. Instrumen ini menawarkan keuntungan berupa bunga dimana cara menghitung bunga deposito tersebut bisa kamu lakukan sendiri menggunakan kalkulator deposito seperti yang tersedia di Aplikasi digibank by DBS.

Keunggulan Aplikasi digibank by DBS tidak hanya pada bunga yang kompetitif, tetapi juga pada berbagai fitur yang mendukung perkembangan finansialmu. Melalui diskusi tren terkini, kamu bisa mendapatkan wawasan yang lebih luas mengenai pergerakan ekonomi dan peluang investasi. Panduan finansial dari advisor profesional juga tersedia untuk membantu kamu mengambil keputusan terbaik.

Ditambah lagi, kamu akan mendapatkan notifikasi penting dan bisa mengikuti kelas edukasi finansial yang memberikan pemahaman lebih dalam tentang strategi investasi. Intinya dengan Aplikasi digibank, kamu bisa menangkap momentum investasi kapan saja dan di mana saja, 24/7, tanpa terbatas waktu.

Selain itu, pengembangan investasi dan bisnis juga semakin luas dengan jaringan DBS yang tersebar di seluruh Asia. Dengan akses ke berbagai peluang investasi di berbagai negara, kamu bisa lebih mudah dalam mengembangkan portofolio dan meraih keuntungan maksimal.

Jadi, jika kamu ingin memulai investasi deposito dengan keuntungan yang optimal, Aplikasi digibank by DBS adalah pilihan yang tepat. Kamu bisa memulainya dengan nominal yang terjangkau, yakni mulai dari Rp1 juta. Dengan bunga kompetitif hingga 5% per tahun, akses 24/7 melalui Aplikasi digibank, serta jaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), investasimu akan lebih aman dan menguntungkan. Kamu juga bisa memilih tenor yang fleksibel, mulai dari 1, 3, 6, 9, hingga 12 bulan, tentunya sesuai dengan kebutuhan finansialmu.

Dengan berbagai keunggulan ini, investasi deposito di Aplikasi digibank by DBS adalah langkah cerdas untuk mengamankan dan mengembangkan dana yang kamu miliki. Silakan kamu cari tahu informasi lebih detail lagi melalui link ini.

 

 

 

 

 

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *